Medicalnews – Pedangdut Inul Daratista kembali membawa kabar kurang menyenangkan soal kesehatannya. Ia pingsan saat menjalani syuting di sebuah program televisi swasta. Tim produksi langsung membawanya ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan.
Setelah kondisinya membaik, Inul menceritakan kronologi kejadian tersebut. Ia mengaku mengalami gangguan pencernaan sebelum kejadian itu terjadi. Kondisi tersebut muncul setelah ia pulang dari perjalanan.
“Baca Juga: Penyebab dan Faktor Risiko Mata Kering“
Gangguan Pencernaan Picu Kondisi Lemas
Awalnya, Inul merasakan gangguan pada sistem pencernaannya. Ia menyebut gejalanya bukan diare berat, tetapi terdapat lendir berwarna hijau kekuningan. Kondisi itu membuat tubuhnya terasa tidak nyaman.
Selain itu, tubuhnya juga mulai terasa lemas. Ia kemudian menyampaikan keluhan tersebut kepada sang suami, Adam Suseno. Adam menyarankan Inul untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Inul akhirnya mendatangi dokter untuk pemeriksaan lanjutan. Dokter melakukan tes laboratorium guna memastikan penyebab gangguan tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan kondisi yang kurang baik.
Dokter bahkan menyarankan Inul untuk menjalani rawat inap. Namun, Inul memilih rawat jalan karena sudah terikat kontrak kerja. Ia tidak ingin membatalkan jadwal yang sudah disepakati sebelumnya.
Tetap Bekerja Meski Kondisi Menurun
Meski kondisi tubuh belum sepenuhnya pulih, Inul tetap melanjutkan aktivitas syuting. Ia mengonsumsi obat lambung karena antibiotik yang diberikan cukup kuat. Pada hari pertama, tubuhnya masih terasa cukup stabil.
Namun, pada hari kedua, kondisinya mulai menurun. Tubuhnya terasa semakin lemas dan tidak bertenaga. Ia merasa ada yang tidak beres dengan kondisinya.
Meski demikian, Inul tetap memaksakan diri untuk tampil siaran langsung. Ia berusaha menyelesaikan pekerjaannya secara profesional. Namun, tubuhnya tidak mampu bertahan lebih lama.
Inul Pingsan dan Dilarikan ke Rumah Sakit
Pada malam hari setelah syuting, tubuh Inul mendadak kaku. Ia merasakan kram dan kejang ringan pada beberapa bagian tubuhnya. Selain itu, kedua tangannya terasa sangat lemas.
Tak lama kemudian, Inul kehilangan kesadaran. Orang-orang di sekitarnya segera membawanya ke rumah sakit. Dokter langsung memberikan penanganan medis agar kondisinya stabil.
Di rumah sakit, tim medis memberikan antibiotik melalui infus. Dokter memilih metode tersebut karena obat tidak bisa dikonsumsi secara langsung. Lambung Inul tidak mampu menerima obat minum dalam kondisi itu.
Inul Heran dengan Kondisinya
Hingga kini, Inul masih merasa heran dengan kondisi kesehatannya yang tiba-tiba menurun. Ia mengaku selalu menjaga pola makan dengan ketat. Ia juga berusaha menghindari makanan yang berisiko bagi kesehatannya.
Namun, gangguan tersebut tetap muncul dan berdampak serius pada tubuhnya. Kini, Inul fokus memulihkan kondisi tubuhnya agar kembali bugar. Ia juga lebih berhati-hati dalam menjaga kesehatannya ke depan.
Kejadian ini menjadi pengingat bahwa tubuh memiliki batas kemampuan. Oleh karena itu, setiap orang perlu mendengarkan sinyal tubuhnya sebelum kondisi semakin memburuk.
“Baca Juga: Daging Olahan Tingkatkan Risiko Kanker, Ini Faktanya“
