Medicalnews – Penelitian Manfaat Matcha: Banyak orang memulai pagi dengan kopi untuk meningkatkan energi.
Namun, matcha menawarkan manfaat tambahan bagi kesehatan mental.
Matcha membantu tubuh tetap fokus.
Selain itu, matcha membantu pikiran lebih tenang sepanjang hari.
Karena alasan tersebut, banyak orang mulai mengganti kopi dengan matcha.
Pilihan ini terasa relevan bagi mereka yang mudah cemas.
“Baca Juga: Risiko Kesehatan di Balik Nail Art dan Cat Kuku“
Proses Pembuatan Matcha Membuat Kandungannya Lebih Kaya
Produsen membuat matcha dari daun teh muda pilihan.
Petani menanam daun tersebut di tempat teduh sebelum panen.
Proses ini meningkatkan kandungan asam amino alami.
Kandungan tersebut jarang ditemukan dalam teh biasa.
Karena bentuknya bubuk, matcha dikonsumsi utuh.
Tubuh pun menyerap lebih banyak senyawa penting.
Penelitian Menunjukkan Matcha Menurunkan Kecemasan
Sebuah penelitian melibatkan orang dewasa sehat selama 15 hari.
Peserta mengonsumsi matcha secara rutin setiap hari.
Hasil penelitian menunjukkan penurunan tingkat kecemasan.
Perubahan ini terasa jelas pada sebagian besar peserta.
Temuan ini memperkuat anggapan tentang efek menenangkan matcha.
Para ahli kemudian meneliti kandungan utamanya.
L-theanine Memberikan Efek Relaksasi Alami
Matcha mengandung L-theanine dalam jumlah tinggi.
Asam amino ini membantu tubuh merasa lebih rileks.
Leigh A. Frame menjelaskan manfaat L-theanine secara rinci.
Ia memimpin bidang kesehatan integratif di universitas ternama.
Menurut Frame, L-theanine meningkatkan gelombang otak alfa.
Efek ini membantu tubuh tetap tenang tanpa rasa mengantuk.
Selain itu, L-theanine membantu menyeimbangkan senyawa otak.
Keseimbangan ini berperan penting dalam mengurangi stres.
EGCG Membantu Tubuh Menghadapi Tekanan
Matcha juga mengandung EGCG dalam kadar tinggi.
Senyawa ini berasal dari tumbuhan teh hijau.
EGCG membantu melawan peradangan ringan.
Selain itu, EGCG membantu mengurangi tekanan pada sel tubuh.
Kondisi tubuh yang lebih stabil membantu pikiran lebih tenang.
Karena itu, EGCG berperan mendukung kesehatan mental.
Mengapa Matcha Tetap Menenangkan Meski Mengandung Kafein
Matcha memang mengandung kafein alami.
Namun, jumlahnya lebih rendah dibandingkan kopi.
Kafein pada kopi sering memicu jantung berdebar.
Efek ini muncul karena lonjakan hormon stres.
Matcha bekerja dengan cara berbeda.
L-theanine menyeimbangkan efek kafein secara alami.
Frame menyebut kondisi ini sebagai kewaspadaan yang tenang.
Tubuh tetap fokus tanpa rasa gelisah berlebihan.
Takaran Matcha untuk Mendapatkan Efek Tenang
Ahli merekomendasikan sekitar 200 miligram L-theanine.
Jumlah ini setara dengan dua hingga empat gram matcha.
Takaran tersebut biasanya terdapat pada matcha berkualitas tinggi.
Matcha jenis ini menggunakan daun teh muda pilihan.
Konsumsi rutin membantu mengelola stres jangka panjang.
Namun, konsumsi sesekali tetap memberi efek relaksasi.
Cara Terbaik Mengonsumsi Matcha
Penyajian memengaruhi manfaat matcha.
Suhu tinggi dapat mengurangi kandungan aktifnya.
Oleh karena itu, minuman matcha menjadi pilihan terbaik.
Hindari memasak matcha terlalu lama.
Dengan penyajian tepat, manfaat matcha terasa optimal.
Tubuh pun menerima efek menenangkan secara maksimal.
Kesimpulan
Matcha menawarkan energi yang lebih seimbang daripada kopi.
Kandungan alaminya membantu mengurangi stres dan kecemasan.
Dengan takaran tepat, matcha mendukung kesehatan mental harian.
Pilihan ini cocok bagi mereka yang menginginkan fokus dan ketenangan.
