Medicalnews – Dokter dari Raho Club, Dedy Pranoto, menekankan pentingnya pemeriksaan kesehatan rutin untuk mengetahui kadar asam urat.
Ia menjelaskan bahwa banyak orang baru menyadari asam urat saat nyeri sendi sudah sangat mengganggu.
Padahal, pemeriksaan sederhana dapat membantu mendeteksi masalah sejak tahap awal.
Selain itu, perubahan gaya hidup dapat membantu mengendalikan asam urat lebih efektif.
Karena itu, edukasi kesehatan memiliki peran besar dalam meningkatkan kepedulian masyarakat.
Dedy juga menilai kesadaran masyarakat terhadap kesehatan sendi masih tergolong rendah.
Menurutnya, banyak orang menganggap nyeri sendi sebagai masalah ringan.
Padahal, kondisi tersebut dapat berkembang menjadi gangguan kronis jika diabaikan.
“Baca Juga: Kondisi Kesehatan Lucky Element Menurun Sebelum Wafat“
Asam Urat Masih Tinggi di Indonesia
Asam urat masih menjadi masalah kesehatan yang cukup tinggi di Indonesia.
Data Riset Kesehatan Dasar Kementerian Kesehatan menunjukkan penyakit sendi banyak dialami usia dewasa dan lanjut usia.
Pola makan tinggi purin dan kurang aktivitas fisik meningkatkan risiko asam urat.
Selain itu, gejala asam urat sering muncul secara bertahap.
Akibatnya, banyak penderita tidak menyadari kondisinya sejak awal.
Oleh karena itu, pemeriksaan dini menjadi langkah penting untuk mencegah komplikasi sendi.
Edukasi kesehatan juga membantu masyarakat memahami risiko sejak usia produktif.
Empat Gejala Umum Asam Urat
Beberapa gejala asam urat sering muncul pada penderita.
Gejala ini perlu dikenali agar penanganan dapat dilakukan lebih cepat.
Pertama, nyeri sendi yang intens sering muncul pada jempol kaki.
Namun, nyeri juga dapat terjadi pada pergelangan kaki, lutut, siku, atau jari.
Rasa sakit biasanya muncul paling kuat dalam 4 hingga 12 jam pertama.
Kedua, rasa tidak nyaman dapat bertahan dalam jangka waktu lama.
Keluhan ini bisa berlangsung selama beberapa hari hingga beberapa minggu.
Serangan berikutnya biasanya berlangsung lebih lama dan menyerang lebih banyak sendi.
Ketiga, peradangan dan kemerahan sering muncul pada sendi yang terdampak.
Sendi terasa hangat, membengkak, dan terlihat merah.
Keempat, rentang gerak sendi menjadi terbatas seiring perkembangan penyakit.
Penderita sering kesulitan menggerakkan sendi secara normal.
Seminar dan Cek Kesehatan Massal di Malang
Sebelumnya, Holywings Peduli menggelar seminar asam urat dan cek kesehatan massal.
Kegiatan tersebut berlangsung di Helen’s Play Mart Malang pada 25 Januari 2026.
Peserta berasal dari berbagai kalangan masyarakat, khususnya warga Kelurahan Purwantoro.
Melalui seminar ini, peserta mendapatkan edukasi menyeluruh mengenai asam urat.
Materi mencakup penyebab, faktor risiko, gejala, dan langkah pencegahan.
Dokter menyampaikan materi secara interaktif agar mudah dipahami peserta.
Selain seminar, panitia juga menyediakan layanan cek kesehatan massal.
Pemeriksaan meliputi tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat.
Peserta juga mengikuti pemeriksaan darah lengkap melalui laboratorium.
Dorong Kesadaran Kesehatan Masyarakat
Komisaris Utama Holywings Group, Andrew Susanto, menegaskan komitmen program CSR bidang kesehatan.
Ia berharap kegiatan ini mendorong masyarakat menjaga kesehatan sejak dini.
Menurutnya, asam urat sering dianggap sepele meski berdampak serius.
Melalui edukasi dan pemeriksaan rutin, masyarakat dapat mencegah gangguan sendi lebih awal.
“Baca Juga: IBD, Penyakit Radang Usus Kronis yang Sering Terabaikan“
