Medicalnews – Arsitek dan Urban Designer KIND Architects, Adjie Negara, menekankan pentingnya material bangunan yang aman. Ia menyebut setiap ruang harus mendukung kesehatan, keamanan, dan keberlanjutan.
Selain itu, ia menilai pembangunan yang pesat meningkatkan risiko penggunaan material berbahaya. Oleh karena itu, pemilihan bahan bangunan menjadi faktor penting bagi kesehatan jangka panjang.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat perlu memilih material bebas zat berbahaya. Contohnya meliputi cat, pipa, lantai, dan dinding. Langkah ini penting untuk melindungi penghuni, terutama anak-anak.
“Baca Juga: Pola Makan Tidak Teratur, Ancaman Serius Kesehatan“
Cat Mengelupas Bisa Jadi Sumber Bahaya
Adjie menjelaskan bahwa bangunan membutuhkan perawatan rutin agar tetap aman. Seiring waktu, kualitas material dapat menurun karena usia dan cuaca.
Misalnya, cat yang mulai mengelupas dapat menjadi sumber paparan berbahaya. Kondisi ini semakin berisiko jika cat mengandung timbal.
Selain itu, cat yang rusak dapat menghasilkan debu halus. Debu ini dapat terhirup atau tertelan tanpa disadari. Anak-anak dan ibu hamil memiliki risiko lebih tinggi terhadap paparan tersebut.
Karena itu, pemantauan rutin sangat penting. Pemilik bangunan harus segera memperbaiki kerusakan sejak dini. Mereka juga perlu menggunakan cat yang aman saat melakukan pengecatan ulang.
Timbal Berbahaya bagi Tubuh Manusia
Ahli Kimia Universitas Indonesia, Yuni Krisyuningsih Krisnandi, menjelaskan sifat timbal sebagai logam berat. Ia menyebut timbal sering digunakan karena tahan lama dan mudah dibentuk.
Namun demikian, timbal dapat masuk ke tubuh melalui udara atau makanan. Setelah itu, zat ini akan menyebar ke organ tubuh.
Timbal dapat mengendap di tulang, ginjal, dan sistem saraf. Paparan dalam jumlah kecil sekalipun tetap berbahaya jika terjadi terus-menerus.
Dampak Timbal pada Anak dan Orang Dewasa
Dokter anak Reza Fahlevi menjelaskan dampak serius pada anak. Paparan timbal dapat mengganggu perkembangan otak.
Akibatnya, anak dapat mengalami penurunan kemampuan belajar. Selain itu, anak juga bisa kehilangan fokus dan mengalami gangguan perilaku.
Sementara itu, orang dewasa menghadapi risiko penyakit kronis. Paparan timbal dapat memicu gangguan ginjal dan penyakit jantung.
Selain itu, ibu hamil menghadapi risiko lebih besar. Timbal dapat masuk ke janin melalui plasenta. Kondisi ini dapat menyebabkan kelahiran prematur atau berat badan lahir rendah.
Paparan Timbal Terjadi Secara Bertahap
Reza menjelaskan bahwa paparan timbal jarang terjadi secara langsung dalam jumlah besar. Sebaliknya, paparan muncul secara perlahan dari berbagai sumber.
Contohnya meliputi debu rumah, serpihan cat lama, dan tanah yang terkontaminasi. Paparan kecil namun berulang dapat menumpuk di dalam tubuh.
Karena itu, dampak kesehatan sering muncul setelah waktu yang lama. Hal ini membuat banyak orang tidak menyadari bahayanya sejak awal.
Regulasi Cat Bebas Timbal di Indonesia
Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan batas aman kandungan timbal dalam cat di bawah 90 ppm. Banyak negara telah mengikuti standar ini.
Indonesia juga memiliki aturan melalui Standar Nasional Indonesia. Aturan ini mengatur batas kandungan zat berbahaya dalam cat dekoratif.
Namun demikian, penerapan standar tersebut masih bersifat sukarela. Karena itu, kesadaran masyarakat masih perlu ditingkatkan.
Data Bank Dunia menunjukkan hampir setengah masyarakat tinggal di rumah dengan cat bertimbal. Kondisi ini menunjukkan perlunya edukasi yang lebih luas.
Kolaborasi Jadi Kunci Lingkungan Aman
Adjie menilai arsitek dan pengembang kini mulai menerapkan prinsip bangunan sehat. Mereka menggabungkan aspek keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan.
Selain itu, pelaku industri juga perlu memberikan edukasi kepada masyarakat. Mereka harus menjelaskan manfaat material yang aman bagi kesehatan.
Di sisi lain, pemerintah perlu memperkuat regulasi dan pengawasan. Kolaborasi ini dapat mendorong penggunaan material bebas timbal secara luas.
Dengan langkah tersebut, masyarakat dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat. Lingkungan yang aman akan melindungi generasi masa depan dari risiko paparan berbahaya.
“Baca Juga: Manfaat Line Dance untuk Kebugaran dan Kesehatan“
