Gaya Hidup,Kesehatan Catat! Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Anjuran Kemenkes

Catat! Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Anjuran Kemenkes

Catat! Jadwal Imunisasi Bayi Sesuai Anjuran Kemenkes

Medicalnews – Kementerian Kesehatan terus mengingatkan pentingnya imunisasi bagi anak. Pemerintah menilai vaksinasi mampu mencegah berbagai penyakit menular.

Direktur Imunisasi Kementerian Kesehatan, dr. Prima Yosephine, MKM, menjelaskan manfaat imunisasi dalam layanan kesehatan dasar.

Menurutnya, imunisasi membantu menekan penyebaran penyakit yang dapat dicegah dengan vaksin. Selain itu, imunisasi juga membantu menyelamatkan jutaan nyawa setiap tahun.

Prima menyampaikan hal tersebut dalam Pertemuan Jurnalis Pekan Imunisasi Dunia 2025 di Jakarta.

“Baca Juga: Dokter Ungkap Tanda Sperma Tidak Sehat pada Pria“

Pekan Imunisasi Dunia Angkat Kesadaran Masyarakat

Pekan Imunisasi Dunia berlangsung setiap tahun di berbagai negara. Program ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya vaksinasi.

Tahun ini, dunia memakai tema “Immunization for All is Humanly Possible”. Sementara itu, Indonesia mengangkat tema “Ayo Lengkapi Imunisasi, Generasi Sehat Menuju Indonesia Emas”.

Pemerintah berharap masyarakat semakin memahami manfaat imunisasi. Selain itu, pemerintah juga ingin meningkatkan cakupan vaksinasi nasional.

Cakupan Imunisasi Masih Jadi Tantangan

Data WHO tahun 2023 menunjukkan masih banyak anak belum menerima imunisasi lengkap. Indonesia juga termasuk negara dengan jumlah anak tanpa imunisasi cukup tinggi.

Beberapa faktor menyebabkan rendahnya cakupan imunisasi. Banyak orang tua masih khawatir terhadap efek samping vaksin.

Selain itu, sebagian keluarga belum memahami jadwal imunisasi anak. Informasi palsu atau hoaks tentang vaksin juga memperburuk situasi.

Sebagian masyarakat juga menolak imunisasi karena takut suntikan ganda. Padahal, tenaga kesehatan sudah memastikan keamanan prosedur vaksinasi.

Karena itu, pemerintah terus memperkuat edukasi kepada masyarakat.

Pemerintah Jalankan Program PENARI

Pemerintah menjalankan berbagai program untuk meningkatkan vaksinasi anak. Salah satunya program Sepekan Mengejar Imunisasi atau PENARI.

Program tersebut berlangsung serentak di berbagai fasilitas kesehatan. Petugas kesehatan membantu anak yang belum menerima imunisasi lengkap.

Pemerintah berharap program ini mampu meningkatkan perlindungan kesehatan anak Indonesia.

Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak

Kementerian Kesehatan juga mengingatkan orang tua untuk mengikuti jadwal imunisasi rutin.

Berikut jadwal imunisasi bayi dan anak:

  • Kurang dari 24 jam: Hepatitis B
  • Kurang dari 1 bulan: BCG dan OPV1
  • Usia 2 bulan: DPT-HB-Hib1, OPV2, PCV1, RV1
  • Usia 3 bulan: DPT-HB-Hib2, OPV3, PCV2, RV2
  • Usia 4 bulan: DPT-HB-Hib3, OPV4, IPV1, RV3
  • Usia 9 bulan: Campak-Rubella dan IPV2
  • Usia 10 bulan: JE khusus daerah tertentu
  • Usia 12 bulan: PCV3
  • Usia 18 bulan: Campak-Rubella 2 dan DPT-HB-Hib4

Sementara itu, anak usia sekolah juga membutuhkan imunisasi lanjutan.

Berikut jadwal imunisasi sekolah:

  • Kelas 1 SD: Campak-Rubella dan DT
  • Kelas 2 SD: Td
  • Kelas 5 SD: Td dan HPV untuk anak perempuan
  • Kelas 6 SD: HPV untuk anak perempuan

Selain anak-anak, wanita usia subur juga memerlukan vaksin Td sesuai hasil pemeriksaan kesehatan.

Imunisasi Bantu Wujudkan Generasi Sehat

Pemerintah berharap orang tua semakin sadar terhadap pentingnya imunisasi. Vaksinasi tidak hanya melindungi anak, tetapi juga membantu menjaga kesehatan masyarakat.

Karena itu, Kementerian Kesehatan mengajak masyarakat melengkapi imunisasi sejak dini. Langkah tersebut penting untuk menciptakan generasi sehat menuju Indonesia Emas.

“Baca Juga: Dokter Ungkap Tanda Sperma Tidak Sehat pada Pria“

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Related Post