Medicalnews – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia merespons kabar dugaan infeksi virus Hanta pada dua warga negara Singapura. Sebelumnya, keduanya berada di kapal pesiar MV Hondius dan sempat memicu kekhawatiran publik.
Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, Andi Saguni, menjelaskan hasil pemeriksaan terbaru. Ia mengatakan WHO telah mengirimkan informasi resmi kepada pemerintah Indonesia.
Menurut Andi, tenaga medis sudah melakukan tes kepada kedua warga negara Singapura tersebut. Hasil pemeriksaan menunjukkan keduanya tidak terinfeksi virus Hanta.
“Andi menyampaikan bahwa WHO sudah memberikan informasi resmi terkait hasil pemeriksaan kedua warga Singapura tersebut,” ujarnya dalam konferensi pers daring, Senin 11 Mei 2026.
“Baca Juga: Tubuh Langsing Bisa Tetap Berisiko Penyakit Kronis“
Dua Warga Singapura Tetap Jalani Isolasi Mandiri
Meski hasil tes menunjukkan kondisi negatif, pemerintah Singapura tetap menerapkan langkah pencegahan. Kedua warga tersebut menjalani isolasi mandiri sebelum kembali menjalankan aktivitas sehari-hari.
Andi menilai langkah tersebut penting untuk menjaga kewaspadaan. Selain itu, pemerintah setiap negara juga terus memperkuat pengawasan kesehatan.
Ia menegaskan bahwa pengawasan tidak hanya berlangsung di Indonesia. Banyak negara lain juga meningkatkan pemeriksaan kesehatan di pintu masuk negaranya.
Negara-negara di Eropa dan Amerika Selatan ikut memperketat sistem pengawasan. WHO juga terus mengoordinasikan langkah pengendalian secara global.
Indonesia Perketat Pengawasan di Pintu Masuk Negara
Pemerintah Indonesia terus memperkuat pengawasan kesehatan di bandara dan pelabuhan internasional. Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan untuk mendeteksi potensi penyebaran penyakit menular.
Selain itu, rumah sakit rujukan juga meningkatkan kesiapan layanan kesehatan. Pemerintah ingin memastikan tenaga medis dapat menangani kasus dengan cepat.
Andi menjelaskan bahwa langkah tersebut menjadi bagian dari sistem pengawasan global. Pemerintah Indonesia juga terus berkoordinasi dengan WHO dan negara lain.
Menurutnya, kerja sama internasional sangat penting untuk mencegah penyebaran penyakit lintas negara. Karena itu, pemerintah terus memantau perkembangan situasi dunia.
Kemenkes Minta Masyarakat Tetap Tenang
Kemenkes meminta masyarakat agar tidak panik menghadapi isu virus Hanta. Namun, pemerintah tetap mengimbau masyarakat menjaga kebersihan lingkungan.
Andi menjelaskan bahwa tikus dan hewan pengerat lain dapat membawa virus Hanta. Karena itu, masyarakat perlu menjaga kebersihan rumah dan lingkungan sekitar.
Selain itu, masyarakat perlu menutup akses masuk tikus ke dalam rumah. Warga juga harus membuang sampah secara rutin agar lingkungan tetap bersih.
Pemerintah berharap masyarakat tetap waspada tanpa menimbulkan kepanikan. Informasi yang benar juga dinilai penting untuk mencegah kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Hingga Kini Belum Ada Kasus SERV di Indonesia
Andi memastikan pemerintah belum menemukan kasus SERV yang berkaitan dengan virus Hanta di Indonesia. Ia menegaskan kondisi tersebut masih terkendali hingga saat ini.
Meski begitu, Kemenkes tetap menjalankan pemantauan secara berkala. Pemerintah juga terus memperbarui informasi berdasarkan laporan WHO dan lembaga kesehatan dunia.
Dengan langkah pengawasan yang ketat, pemerintah berharap masyarakat tetap merasa aman. Selain itu, pemerintah ingin menjaga kesiapan nasional menghadapi potensi penyebaran penyakit.
